Hufff. Deg-deg an banget. Coz' ini adalah postingan bahasa indonesia pertamaku di blog ini...yahbanyak alesan sebenarnya Diantaranya yaitu kehabisan kata-kata (^_^), kehabisan ide, bahasa inggris ku yang makin error (^_^)..
Apapun alesannya, yang jelas akan ada banyak warna lagi di blog ini..
Bagi penikmt blog ini akan saya tawarkan artikel pertama berbahasa Indonesia saya sebagai berikut....(lebay alay )...
Maka LINDUNGI ORANG-ORANG TERCINTA dan ASET BERHARGA ANDA dengan
perlindungan selama 24 jam sehari dan 365 hari setahun dengan menggunakan
ALAT PENDETEKSI KEBOCORAN GAS ELPIJI.
Kebocoran gas ELPIJI bisa berasal dari :
* Kualitas Tabung, Regulator, Selang, Kompor, Water Heater dibawah standar
* Tabung, Regulator, Selang, Kompor, Water Heater rusak
* Pemasangan tidak sempurna
* Faktor alam ( misalnya : selang digigit tikus, selang aus karena hujan dan panas)
Selain hal diatas, gas elpiji bisa juga bocor karena hal sepele yaitu pada saat posisi
tabung tergeser sedikit, kadang kala gas elpiji akan bocor keluar dari antara tabung
dan regulator......
Melihat kondisi diatas, tentu kita tidak pernah tahu kapan waktu untuk melakukan
pergantian selang, regulator dan komponen lain tanpa didahului dengan kebocoran
gas elpiji.......
Kebocoran gas elpiji sendiri dapat berakibat fatal yaitu kebakaran dan tidak jarang
menyebabkan kematian. Tentu kita tidak ingin hal itu sampai menimpa diri kita
maupun sanak saudara.
Untuk itu ALARM GAS ELPIJI lah solusinya.....
sensor ini akan membantu dengan menjaga aset anda selama 24 jam sehari dan
365 hari setahun penuh, dan kita tidak perlu lagi was-was.
Karena pemakaiannya yang mudah dan konsumsi listrik yang hemat energi,
ALARM GAS ELPIJI ini sangat cocok digunakan untuk rumah tangga, depot,
restoran, vila, hotel, maupun usaha catering.
Spesifikasi :
* Tegangan 220V AC
* Daya dibawah 0, 5Watt
* Ambang batas gas ELPIJI : 10% ( + / -5% ) LEL of Natural Gas
* Bunyi Alarm : diatas 85dB ( radius 3m)
* Suhu kerja : -10 s/ d 50 derajat celcius
* Dimensi 121mm X 82mm X 40mm
Cara Pengoperasian
1. Hubungkan sensor dengan listrik 220V
2. LED Indikator warna hijau akan berkedip selama 1 menit, sebelum sensor aktif
3. Jika LED Indikator warna hijau akan menyala itu menunjukkan bahwa sensor
telah aktif.
4. Saat terdeteksi kebocoran gas, LED Alarm ( merah) akan berkedip & alarm akan
berbunyi “ beep… .beep” .
5. Sensor akan berhenti berbunyi dan kembali bekerja normal setelah konsentrasi
gas elpiji berada dibawah ambang batas.
6. Jika alarm berbunyi panjang dan LED Alarm ( merah) menyala, itu menandakan
bahwa sensor tidak berkerja, cabut sensor dari listrik 220V dan coba hubungkan
dengan listrik kembali.
Cara Pemasangan :
Catatan : Sebagai informasi, gas elpiji adalah gas yang lebih berat dari udara
* Kualitas Tabung, Regulator, Selang, Kompor, Water Heater dibawah standar
* Tabung, Regulator, Selang, Kompor, Water Heater rusak
* Pemasangan tidak sempurna
* Faktor alam ( misalnya : selang digigit tikus, selang aus karena hujan dan panas)
Selain hal diatas, gas elpiji bisa juga bocor karena hal sepele yaitu pada saat posisi
tabung tergeser sedikit, kadang kala gas elpiji akan bocor keluar dari antara tabung
dan regulator......
Melihat kondisi diatas, tentu kita tidak pernah tahu kapan waktu untuk melakukan
pergantian selang, regulator dan komponen lain tanpa didahului dengan kebocoran
gas elpiji.......
Kebocoran gas elpiji sendiri dapat berakibat fatal yaitu kebakaran dan tidak jarang
menyebabkan kematian. Tentu kita tidak ingin hal itu sampai menimpa diri kita
maupun sanak saudara.
Untuk itu ALARM GAS ELPIJI lah solusinya.....
sensor ini akan membantu dengan menjaga aset anda selama 24 jam sehari dan
365 hari setahun penuh, dan kita tidak perlu lagi was-was.
Karena pemakaiannya yang mudah dan konsumsi listrik yang hemat energi,
ALARM GAS ELPIJI ini sangat cocok digunakan untuk rumah tangga, depot,
restoran, vila, hotel, maupun usaha catering.
Spesifikasi :
* Tegangan 220V AC
* Daya dibawah 0, 5Watt
* Ambang batas gas ELPIJI : 10% ( + / -5% ) LEL of Natural Gas
* Bunyi Alarm : diatas 85dB ( radius 3m)
* Suhu kerja : -10 s/ d 50 derajat celcius
* Dimensi 121mm X 82mm X 40mm
Cara Pengoperasian
1. Hubungkan sensor dengan listrik 220V
2. LED Indikator warna hijau akan berkedip selama 1 menit, sebelum sensor aktif
3. Jika LED Indikator warna hijau akan menyala itu menunjukkan bahwa sensor
telah aktif.
4. Saat terdeteksi kebocoran gas, LED Alarm ( merah) akan berkedip & alarm akan
berbunyi “ beep… .beep” .
5. Sensor akan berhenti berbunyi dan kembali bekerja normal setelah konsentrasi
gas elpiji berada dibawah ambang batas.
6. Jika alarm berbunyi panjang dan LED Alarm ( merah) menyala, itu menandakan
bahwa sensor tidak berkerja, cabut sensor dari listrik 220V dan coba hubungkan
dengan listrik kembali.
Cara Pemasangan :
Catatan : Sebagai informasi, gas elpiji adalah gas yang lebih berat dari udara
1. Pilih posisi instalasi yang tepat yaitu tinggi 0.3m - 1m dari lantai & radius dari
sumber gas < 1.5 m
2. Gantungkan sensor ke dinding dengan paku
3. Hindari instalasi yang terlalu dekat dengan ventilasi, kipas angin, pintu, jendela,
sumber uap, minyak, dll
Tindakan Darurat
Sensor akan berbunyi jika intensitas gas elpiji yang terdeteksi melebihi ambang
batas, Berikut adalah langkah-langkah yang harus dilakukan:
Sensor akan berbunyi jika intensitas gas elpiji yang terdeteksi melebihi ambang
batas, Berikut adalah langkah-langkah yang harus dilakukan:
1. Matikan katup regulator pada tabung elpiji.
2. Buka jendela dan biarkan udara masuk.
3. Matikan sumber-sumber api.
4. Hindari pemakaian alat-alat listrik termasuk menyalakan lampu
5. Cek kebocoran gas dan hubungi petugas yang berpengalaman.
Silahkan Membelinyahanya dg harga 250.000 perak di
LTC Glodok lt.2 B9 / 9Jl. Hayam Wuruk No.127
Jakarta - Barat
















2 comments:
wah berguna sekali ini Sist.. Apalagi buat aku yang kerjaannya inspeksi langsung gas LPG di lapangan... hehehe... ;)
Informasi yang menarik nih ..
Biar mengurangi teror bos Gas, yang saat ini sedang marak.
Post a Comment
If You have problem with the Captcha/Verification code just click the TAB button on your keyboard (Kalau ada masalah dengan kode verifikasi,silahkan tekan tombol TAB pada keyboard anda)